banyak jalan menuju Roma, banyak jalan menuju TS Ent ㅋ

Pintu gerbang menuju akhir dari masa sekolah, akhir dari putih abu-abu sudah di depan mata,... wow! sangat cepat!!





Kayaknya baru kemarin gue lulus SD, mondar-mandir ke bangor liat jurnal, tau-tau gue udah SMA. Dan kayaknya baru kemarin gue MOPD, kotor-kotoran dicemplungin kakak kelasnya di kali, diomel-omelin, tau-tau UN udah di depan mata... time passed so freaking fast!

Rela gak rela sebenernya ngelepasin putih abu-abu, tapi hidup mesti berjalan. Tiga tahun yang penuh sama peristiwa, kenangan, air mata, tawa, kesedihan, kebahagiaan, sakit, perih, senyu, canda, semuanya akan tersimpan rapi sebagai memori terindah selama menggunakan putih abu-abu ini. Beraaaat, banget ninggalinnya tapi seragam baru sudah menanti. Seragam dengan baju bebas yang jaman gue kecil, selalu gue idam2kan, karena sekolah jadi gak repot lol seragam yang kita gak perlu keliatan sama dengan teman2, sekarang sudah menunggu....

Dari seragamnya aja udah jelas bebas, gak ada aturan sepatu item, harus pake belt, bawa topi, ada lokasi.. ga ada, semuanya BEBAS! tapi justru itu, ini dunia yang baru,.. dunia yang sesungguhnya penuh kebebasan dan kalau gak hati-hati bisa celaka. dan langkah pertama yg harus dilakukan adalah melewati gerbang besar bernama UJIAN NASIONAL

Gue sendiri udah nyiapin segudang rencana ketika gerbang UN itu berhasil dilewati. Mulai dari kuliah sampe cita-cita lama yang udah gue pendem dari SMP kelas 2, yaitu jadi penyanyi di Korea. LOL ini lucu tapi gue serius! mungkin karena kecintaan gue sama dunia seni. gue emang ga jago nyanyi, ga bisa main musik, tapi gue sangat cinta salah satu jenis musik modern, yaitu RAP. yes, i wanna be a rapper, dancer, singer, i wanna be a real artist! (not only a celebrity)

kenapa harus di Korea? pertama sih kalo mau main jujur-jujuran mah, semua karena sistem. sistem industri musik indonesia yang udah berantakan. gue udah bosen liat banyak sekilo artis2 jaman sekarang yang cuma modal tampang, ga ada kualitas, sementara yang berkualitas tersisihkan karena gak punya tampang. Jujur aja, tampang gue ga bagus2 amat lol karena itu gue pengen orang menghargai kemampuan gue. Tapi apa daya, di Indonesia udah terlalu rusak dunia entertainmentnya. dan karena itu gue beralih ke Korea

Sebetulnya di korea juga gak perfect-perfect amat, persaingannya sadis, yang lahir dari ent. besar biasanya yang menang, dan klo boleh jujur mah, tingkat kesulitan untuk dikenalnya jauh lebih tinggi ketimbang di Indo, karena gue ga ada darah Korea. Tapi setidaknya di Korea, masih ada beberapa sistem yang berlaku dan sangat hargai. kayak misalnya sangat sedikit pembajakan, kualitas di sana juga sangat diutamakan, dan yang paling gue sukai adalah di sana PROSES sangat dihargai.

Gue gak peduli kalo emang gue berhasil ikut audisi agensi sana dan ditraining lama.. bisa ditraining aja sebenernya gue akan sangat bangga, apalagi bisa debut. karena persaingan jadi trainee nya aja susah, dan gue pengen melihat sejauh mana kemampuan gue, sekalipun nantinya gue mesti di depak karena ga ada darah koreanya, tapi gue mau tau sejauh mana orang-orang korea yang sangat kritis sama dunia entertainmentnya itu meniai kemampuan gue.

dan untuk mencapai semua keinginan2 itu, gue udah mempersiapkan 'strategi' dan apa-apa yang harus gue lakukan. Jadi gue berharap, buat yang baca ini,.. do'ain gue supaya semuanya bisa tercapai.. :)




Comments

Popular Posts